Untuk Kamu – oleh Robiah Adawiah

Acap kali mata ini tertuju pada segenggam rasa semu Bibir ini menggaduh sampai riuh, mengaduh sampai rapuh Namun kamu, bunga yang selalu didamba, secarik hangat yang selalu dinanti, masih tidak mengenali Seperti rintik anak hujan yang mencekik Atau deru angin yang menghempas Bahkan saat dunia tidak berpihak Aku tak apa Kamu diam saja disana Menikmati […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tak apa – oleh Robiah Adawiah

Sampai langkah terhenti di tepi bukit Biarkan suara termakan waktu, rasa tertelan hampa Berlari saja sampai di tepi bukit Menari dengan terseok, terus meniti meski hampir mati tercekik Abaikan saja, tak apa Aku ini apa? Sembunyikan saja semua, siapa peduli? Abaikan saja semua. Ah aku lelah Langkah terhenti dibatas imaji Tinggal saja, tak apa Maya […]
Baca puisi selengkapnya…