Rinduku, Kunang Malam

bumi kini temaram bulan tenggelam ditelan tanggal hati ini muram durjana….. mengingat kunang malam bukan sedih karena perpisahan rindu ini yang menjadi alasan memang bukan hak untuk diri ini merengkuhnya bukan pantas pula rasa ini membersamainya tiada kah yang tak membolehkannya? hati manusia siapa yang nyana hati manusia memang berbeda beda rasa- cinta- rasa- tiada […]
Baca puisi selengkapnya…