Kekosongan – oleh Riza Aulia Akfiyani

Suatu ketika tatkala sepi sedang mencekam Dan malam yang sendirian tak berbulan berbintang Aku duduk diam berpangku tangan Menikmati kekosongan yang tak pernah terisi Tak ada suatu hal yang mampu membuat bergejolak Karena yang terjadi hanya mampu membuatku mendesah Ku tatap tajam langit malam yang membisu Tak ceria juga tak berduka Tak seperti biasa yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dua Ratus Ribu Kami – oleh Riza Aulia Akfiyani

Dua ratus ribu Itulah sumber penghidupan kami Harga yang dibilang sangat sedikit Atau bahkan tidak layak dipandang Tapi kami tetap bersyukur Dan tetap bekerja dengan giat. Kemudian suatu kabar datang menghampiri Pabila kami semua sedikit bisa bernafas lega Karena kami bisa menikmati hasil dari yang lain Tapi apa daya… Kami hanyalah orang kecil. Pada akhirnya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tak Berjodoh – oleh Riza Aulia Akfiyani

Tak kuasa ku palingkan pandanganku darimu Daya tarikmu begitu kuat Serasa ada getaran yang mengharuskanku terus memandangmu Bahagia, jelas sekali terpancar dari senyumanku Dan semakin lama semakin ku akui ku jatuh hati Kau… Entahlah, semua terlihat begitu menarik Walau hanya bisa ku pandang kau dari belakang Karena perbedaan letak kursi kita Entah kau sadar atau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu Yang Hilang – oleh Riza Aulia Akfiyani

Bukan hak ku lagi untuk menyampaikan Karena aku yang memilih untuk hidup dengan perasaan datar Ku biarkan kau terbang bebas menggapai mimpi Dan ku pilih jalan berbeda denganmu Aku… tak lagi berada disampingmu Bukan karena tak cinta atau tak ingin Tapi ketika Tuhan tak mendukung pertemuan kita Aku menyerah saat itu Dan ku lepaskan kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Itulah Manusia – oleh Riza Aulia Akfiyani

Itulah manusia… Enak dia ada Susah dia hilang Berkuasa di atas penderitaan Tertawa di atas kesakitan Bahagia di atas luka Dia adalah raja dari segala raja Salah bukanlah miliknya Benar adalah singgasananya Tanduk-tanduk manusia mulai bermunculan Ketika caci satu dengan caci yang lain saling bertemu Hawa panas pun mulai menyebar ke segala penjuru Saat mata […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kalimatmu – oleh Riza Aulia Akfiyani

Aku terdiam sudah Ketika lama tak ku kunjungi akunmu “Lihatlah, ini adalah masa depanku.” Itulah satu kalimat kecil yang tertulis olehmu Sebuah kalimat yang sangat sederhana Tapi mampu mematahkan keyakinanku Kau memang tercipta bukan untukku Itulah kenyataannya… Dan itu juga yang harus ku percaya Satu buah foto hadir menemani kalimatmu Hanya kau dan dia Serta […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pesan Singkat – oleh Riza Aulia Akfiyani

Masihkah kau ingat padaku? Orang yang mungkin sekilas pernah melewati hidupmu Entah aku pernah ada dipikiranmu atau tidak Tapi aku sangat bahagia suatu ketika Ku dapatkan sebuah pesan singkat darimu Aku rindu kamu Hanya itu Hanya saat itu Dan tak pernah lagi Salahku karena terlalu berharap Pesan singkatmu hanyalah sebuah pesan singkat Tak ada maksud […]
Baca puisi selengkapnya…