Untukku Yang Sebelah Tangan – oleh Rio Septyan

Tanpa mengenal lelah selalu mengejarnya tanpa mengenal takut selalu berjuang untuknya tiap malam tiap waktu selalu teringat wajahnya tiap hari tiap saat semakin ingat dirinya kadang kala aku ingin mengungkapnya kadang kala aku malu mendekatinya terkenang dia dalam benakku ini terucap dia dalam lisanku ini terngiang ditelingaku saat ia bicara tanpa henti walau kadang aku […]
Baca puisi selengkapnya…