Entah – oleh Rima Amara Sabrina

Entah apa yang mereka pikirkan tentangku Mungkin karena mereka tidak tau Mereka hanya memandangku sebelah mata Dan apa yang mereka katakan Kami membutuhkanmu kau adalah orang yang sangat baik Do you need me? Aku ini dianggap apa? Mereka datang ketika butuh saja Seperti manis dirasa sepah dibuang Mereka manusia bermuka dua Berparas manis di depan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Yang Paling Terindah – oleh Rima Amara Sabrina

Hei pria pujaan hati Yang pernah mengisi kekosongan ruang hatiku Jujur saja aku masih mengharapkan dirimu Untuk kembali memeluk hatiku Aku mencintaimu Bukan karena materi Melainkan karena ketulusan hati ini Berawal dari senyum manismu Dan pancaran cahaya dari matamu Dari sana aku dapat merasakan kebahagiaan yang selama ini kurindukan Dirimu tampil apa adanya Sederhana dan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Guru – oleh Rima Amara Sabrina

Wahai guruku yang terhormat dan tercinta Duniaku tanpamu Bagai gelap gulita di lautan yang dalam Yang diliputi oleh ombak Yang di atasnya ada ombak pula Gelap gulita yang tertindih tindih Kaulah sosok figur yang berhati mulia Melepaskan kami dari kebodohan Engkau telah membagi ilmu kepada kami Ilmu-ilmu yang memberi penerangan. Engkau seakan-akan bintang Yang bercahaya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Harapan Anak Bangsa – oleh Rima Amara Sabrina

Selalu terngiang di telingaku Nasihat guru untuk kami Sebagai anak bangsa Anak nusantara Generasi Penerus Bangsa Kalian harus belajar dengan giat Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China Singsingkan lengan baju Kejar Prestasi Raih cita-citamu setinggi langit Guruku yang terhormat dan tercinta Akankah kami dapat menjadi seperti yang kau harapkan? Menjadi anak pewaris pemimpin bangsa yanh […]
Baca puisi selengkapnya…