Tanda Tanya – oleh Reza Fahlevi

Suaranya tajam ia menusuk jantungmu tapi tidak berdarah dan kau terlihat tidak terluka Menjerit tanpa suara tertawa dengan air mata tersenyum tanpa ada makna kenapa, kau begitu tangguh? Mereka datang dan kemudian pergi tanpa sedikitpun meninggalkan jejak tanpa menjulurkan tangan kenapa, kau begitu tangguh? Orang-orang berjalan tanpa menyapa melewati berbagai rintangan yang ada walau di […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Setangkai Mawar Hitam – oleh Reza Fahlevi

Seperti sebatang mawar hitam Melihat dengan berlinang air mata Setangkai mawar hitam Yang membuat hari terasa seperti menangis Dan aku menangis di sini Saat aku kembali mengingat kejadian tragis yang menimpa kita Saat aku membuat kesalahan bodoh yang membuatmu pergi Dan sekarang aku tidak bisa memaafkan diriku walau kau tetap tersenyum saat itu Aku tidak […]
Baca puisi selengkapnya…