Untukmu, Sahabatku – oleh Restu Septya Ningrum

Mentari yang tak lagi sama Ataupun rembulan yang tak berwarna Semuanya akan sirna Tapi tak akan kulupa Cinta itu satu Dalam persahabatan pun begitu Kata yang terucap Bagai janji sang malaikat Meski air mata kan mengalir Membasahi bumi dengan rintikannya Ataupun jarak akan menjadi luka Meruntuhkan langit dan isinya Kita tetap satu Berpegang teguh tanpa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Luka – oleh Restu Septya Ningrum

Kulari menghilang jauh ketepian Sendiri… Sepi dan sunyi Disana ramai Orang tertawa tanpa luka Seakan hidup bermakna Hanya aku yang berdarah Aku ingin sendiri Dimana berada hanya ruang kosong yang hampa Lukaku menangis Airmataku menjerit Semua penuh cerita Penat yang kurasa Luka – oleh Restu Septya Ningrum Jambi fb; Restu Septya Ningrum
Baca puisi selengkapnya…