Mata Hati – oleh Reinaldo A P

Saat mulut pun tak kuasa mengungkap Kupasrah hati bicara dengan segala adanya Kukatakan, Juga sesaat pada senyap Aku berlapang dada Bukan pula untuk sekejap Bila saatnya akan tiba Aku atau kau yang akan pergi Pergilah seikhlasnya Mesti terridhoi Hingga pada saatnya nanti Takkan pernah ada kuasa bagi mulut Untuk melarang Sanggupi saja, Setulusnya, Dan biarkan […]
Baca puisi selengkapnya…