Kelam – oleh Raudya Tuzzahra

Merah darah tak kau hiraukan Putih suci kau banggakan Tanah kusam tak jadi halangan Pasir laut menggoreskan luka Tiupan angin saksana kenangan Jangan kau terdiam membisu Jangan kau bersedu sedih Hal lalu bukanlah jurang Jangan kau jebak dirimu Kegelapan tak selalu membutakan Kesunyian tak selalu membisukan Janganlah meragu Majulah tanpa gentar Beranjaklah tuk lupakan Kelam […]
Baca puisi selengkapnya…