Yang Aku Sesali – oleh Ratih Novitasari

Yang Aku Sesali Waktu dulu aku pernah mengenalmu Bersapa senyum aku bertemu denganmu Tawa serta canda yang menjadi obat rindu Kini mulai berjalan menjauh dariku Aku yang memilih dia yang ku cintai Dan meninggalkanmu yang memilih untuk mencintaiku Ku tinggalkan perasaanmu hanya untuk perasaanku Aku sungguh tuli Aku benar-benar buta Pada sosok tampan yang tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Putih Abu-Abu – oleh Ratih Novitasari

Dengarlah kawan Sambutlah masa depan Biar aku bercerita Di atas mimbar saba Tempat mengukir tawa dan manja Tentang suka, duka, cinta dan logika Di sini. . . Lebih seribu hari terjajaki Banyak senyum telah tercipta Riangnya siang para remaja Putih abu dibilangnya Merah putih semangatnya Kini. . . Hari itu telah berlalu Mengejar lagi mimpi-mimpi […]
Baca puisi selengkapnya…