Hati yang terluka – oleh Rani Pandini

Asa yang sirnah tak mampu lagi bertahan didalam pedihnya luka Hati yang terus menangis melihat sosok dirimu yang kini telah bahagia bersama orang lain… Air mata yang terus menerus menetes mengiringi kepedihan hati .. Yg terluka karenamu .. Hati yang dulu selalu bahagia bersamamu.. Kini hanya menjadi sebongkah kepedihan yang tak dapat merasakan apa-apa.. Kenangan […]
Baca puisi selengkapnya…