Aku Adalah Kebohongan – oleh Rahimatus Sania

dalam masa yang tak ada aku mendengar tangisan seseorang Ia meneriakan kebohongan yang ku tahu dengan jelas langit mulai mencair, membeku kemudian terulur bukankah Aku hanya harus mengakui kebohongan ini ? tapi kenapa Aku malah berlari dan berpura – pura tidak mengetahui ? Kamu yang menangis menarik dan merengkuh ku kedalam bayangan yang ku takutkan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku Ingin Sirna – oleh Rahimatus Sania

Ku coba menutup mata atas segala kemungkinan mendengarkan ratusan suara yang berkecamuk bukan tentang aku Aku tak penting Aku tak berharga Aku tak dibutuhkan Segala atas kekurangan ku karena itu aku berusaha sekeras mungkin hingga jatuh menghilang menunduk dalam asa ku yang tersakiti terpaut atas masa yang menyakiti Aku terjebak didalamnya atas paradox yang kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Jangan Diam – oleh Rahimatus Sania

Dalam penantian tak berujung aku berusaha nenemukan mu menjauhkan mu dari rengkuhan rasa bersalah dan menarik mumenjauh dari kubangan dosa tidakah sudah kamu terlalu lama berusaha melupakan semua ? berhenti merenung dan mari mulai bermain menciptakan kenangan yang bukan kebohongan mari bangkit dan katakan kalau tidak apa – apa mari berlari dan memulai semuanya dengan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Angkat kepalamu – oleh Rahimatus Sania

Tik tok… waktu berjalan keluar dari bingkai nya Menyeret kita masuk jauh kedalam dimensi yang penuh dengan logika Berhentilah tersenyum dan katakan kamu juga lelah Berhentilah menjadi orang yang seolah selalu baik – baik saja Tegakan kepala mu dan busungkan dada Teriakan yang mengganjal Teriakan yang mengganggu Karena kenyataan tak pernah terlalu baik bagi orang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku tak indah – oleh Rahimatus Sania

Aku tak indah Aku tak seperti yang kamu pikirkan Hati ku renggut menutupi gerutu nya yang tak henti Cerca nya pada orang yang ku tengah ku senyumi Sudah cukupkah aku sembunyi dibalik wajah ramah? Memekarkan sayap bidadari yang kudapat dari sang gelap Merangkul seseorang sambil menghisap darah nya Tentu saja.. Kamu tidak tahu Aku tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cerita terlarang – oleh Rahimatus Sania

Sebuah permainan terbuka lebar dan membawa dunia Aku mengenal mu orang yang selalu muncul dalam gelap Siapapun yang menciptakan cabikan luka ini,aku tak terlalu peduli namunncukup melihatnya saja aku sudah tahu Kalau kita sama kesepian Orang yang sama sama akan menancapkan pedang ke jantung jika gagal dalam perburuan hari ini Cerita yang tak pernah diceritakan […]
Baca puisi selengkapnya…