Embun – oleh Rahayu Budiyani

Hai embun.. Kuabdikan namamu dengan segenap jiwa.. Ku cintai ragamu yang sejuk.. Tiap kali kusentuh engkau yang membasahi daun di pagi hari.. Aku ingin menatapmu terus.. Aku ingin bersamamu lebih lama.. Namun fajar sudah menanti giliran.. Cahaya surya yang bersembunyi.. Kini harus kembali.. Memancar dan menerangi.. Segenap belahan dibumi ini.. Memimpin untuk memerangi.. Kekacauan diantara […]
Baca puisi selengkapnya…