Pelabuhan terakhir – oleh Putrie Meidianty Dharmawan

Kau-lah puisi yg bersenandung Bersyair seindah senja lembayung Sesejuk udara yg kuhirup pada pagi Menggetarkan sedalam lubuk hati Dironamu, kutemui cinta Ia jatuh pada pandang pertama Sejak itu aku lemah dan berlutut Mengetahui bahwa kehilanganmu membuatku takut Semakin dalam, cinta kugenggam Dan kurelakan padamu, untuk jutaan malam Sebagai tempat memeluk segala kehangatan Tempat terakhir berlabuh […]
Baca puisi selengkapnya…