Rinduku di atas lukaku – oleh Prina Yelly

mana di mana aku kini masa di mana kau kini masa aku menjerit karna rindu aku rindu… aku luka…. kini rinduku di atas lukaku oh masa… oh luka… kini patahlah hatiku… jika ada suatu masa ingin kuhapus rindu dan kubasuh lukaku oh masa.. oh masa.. kini masaku lenyap sudah kini masaku pupus sudah.. ah tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pesan Untuk Suami – oleh Prina Yelly

Mataku, matamu, dan mata hati kita.. Mataku melihat mata hatimu Mataku melihat keindahan dalam mata hati cintamu jika dulu ada kisah roman Romeo dan Julie dengan kisah cinta dunianya aku ingin mengukir kisah cinta kita seperti habibi dan habibah cintaku menginginkan bidadari di surgamu cintaku menginginkan wewangian di surgamu cintaku menginginkan kemuliaan di duniamu ini […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hujan dan kepedihan – oleh Prina Yelly

Hujan menyelimuti malam membuatku merintih dalam kepedihan… dalam selimut lusuhku masih saja berharap, harap yang tak pernah sampai… ada luka ada duka ini kisahku kisah pahitku dalam mengenal rasa kini asaku hancur bagai debu yang berterbangan kini patahlah hatiku dalam sebuah penantian.. harap lenyap.. ingin pupus.. dalam masa dan waktu jika semua kembali… semua mungkin […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hembusan Nafasku – oleh Prina Yelly

kau ada karena aku kehadiranmu inspirasi dalam hidupku tanpamu… ketidak utuhanku sebagai perempuan aku perempuannya… tapi ku ibu bagimu… setiap hembusan nafasku.. kuhadirkan untukmu.. baginya akan ada penggantiku.. tapi ku yakin bagimu tak akan ada perempuan lain yang bisa mengantikanku berkali-kali hembusan nafasku.. hanyalah untukmu buah hatiku kau harapanku kau kebahagianku aku lah perempuan yang […]
Baca puisi selengkapnya…