Rindu Hentak Kaki – oleh Nurul Assyifa Wardana

Rindu Nyanyian sang burung Rindu Hentak kaki berlari Terinjak tanah sepatu Menuju alam riang sekolah Bunyi kotak pensil buku botol minum saling bertemu dalam luasnya ruang tasku rindu akan segala rindu akan pergi ingin temu dalam ruang hati riang karena kurindu akan indahnya sekolahku Rindu Hentak Kaki – oleh Nurul Assyifa Wardana Cirebon, Jawa Barat […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Jadikan kami – oleh Nurul Assyifa Wardana

kami hanyalah gelas yang kosong kami hanyalah bibit dari orang sebelum kami kami hanyalah nasi yang hambar kami hanyalah penunggu yang tidak berakhir dulu kami adalah bayi polos yang tidak tahu apa apa dulu kami hanya mengandalkan tangisan untuk makan itu dulu…. itu dulu….. sekarang kami sudah tumbuh menjadi remaja yang tidak tentu arah jadikanlah […]
Baca puisi selengkapnya…