Malam Rindu Untukmu – oleh Nurochmah Wati

Duduk menatap langit Sendiri tanpamu disini Sepi tak ada bintang Mata layu memandang Hatiku terpahat rindu Rindu yang mengebu gebu Buatku sakit mengingat dirimu Yang tak beri kabar padaku Rindu ini buatku mengerti Arti cinta yang sejati Gelisahpun melanda hati Rasa cemburu terkikis lagi Mungkin aku terlalu sayang Menanggapi rindu dengan berlebihan Hingga mendung menyambut […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dirimu Kini Berbeda – oleh Nurochmah Wati

Mengapa aku merasa Dirimu kini berbeda Tak seperti cahaya nyata Yang bersinar selalu ada Kau semakin jauh dari hatiku Karena kesibukanmu menyita waktu Terkadang hatiku tergerak cemburu Berteriak menyuarakaan namamu Mungkin aku terlalu khawatir Pohon kan jatuh di sambar petir Mungkin aku terlalu sayang Hingga kau jauh, hati tak tenang Baiklah. . Aku akan kubur […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Keraguan – oleh Nurochmah Wati

Mengapa dirimu ragu Dengan cinta yang penuh rasa rindu Bersama kata yang terbelenggu Membalutkan keresahan yang buntu Tak ada yang kusembunyikan Tak ada pula yang kuragukan Aku hanya khawatir pada keadaan Yang kan merubah drastis kenyataan Bila kau sudah bosan Katakan saja dengan sopan Janganlah perasaan itu kau simpan Hingga membusuk tak ada lagi harapan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Perasaan ini – oleh Nurochmah Wati

Perasaan ini bercampur aduk Antara sayang dan benci Antara sayang dan acuh Antara rindu dan sengit Sungguh. . . Semuanya bercampur Hatiku lelah rasakan Ragaku bimbang lakukan Perasaanku kau ombang ambingkan Kesana kemari dengan kencang Menjadikannya sesak Dan berakhirlah sakit Mengapa? Mengapa kau titipkan luka dihatiku? Mengapa kau sumbangkan duri itu? Yang menusuki, yang merobeki […]
Baca puisi selengkapnya…