Ketika Ku Mengenalmu – oleh Nur Auliya’ul Ula

Untuk menemukan jawaban implementasi rasa Aku tidak butuh omong kosong itu Meskipun aku tiada tahu Hal ihwal ang menancap dihatimu Namun aku begitu memahami Siapa kamu siapa aku? Berkali-kali kau buka korden cendela kaca Aku tidak seperti cahaya lain Yang begitu mudah menembus cahaya itu Aku masih bersembunyi di balik atmosfir Karena keyakinan Karena pembuktian […]
Baca puisi selengkapnya…