Bintang Di Surga – oleh Nicma Faneri

Dapatkah aku memilikinya Setelah melewati prahara ? Dapatkah memeluknya Setelah aku arungi samudera ? Pertanyaan ity terus menggangu Kamu nahkoda hatiku Iya Kamu, Yang aku nantikan Selama ribuan hari Ratusan purnama ku masih setia Menantimu kembali hadir disini Dapatkah aku mengatakan Dirimulah sang bintang Yang selalu bersinar terang Terangi gelap malamku Hari ini, besok atau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Salam Rindu Pada Dewi Malam – oleh Nicma Faneri

Ini kali tidak ada yang mencari cinta Tak ada lagi sayembara menaklukan hati sang raja Jalanan sunyi senyap Aku jingga.. Mencoba memahami majas metafora Ingin ku selipkan nama sang pangeran di setiap larinya puisi cinta Ku katakan pada sang dewi malam Usaikan gelapnya terang Temani ia sampai fajar berikan terang Lusa ingin ku jelaskan, Bukan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Selamat Pagi Hujan – oleh Nicma Faneri

Selamat pagi hujan Ku titipkan salam rindu ini untuk dia Pelaut tangguh yang aku cinta Popeyeku namanya Selamat pagi hujan Kau melengkapi rindu dipagi yang sesunyi ini Dengarlah hujan, akan ku katakan kepadamu hujan Biar tercurahkan isi hatiku tentangnya Selamat pagi hujan Rupanya kau tak menggubris ku Acuh denganku yang berdiri dibalik jendela kamar meperhatikan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dear Hiunata – oleh Nicma Faneri

Dear Hiu’nata Aku rindu kamu Ku kirimkan salam sejuta, seribu didalam doa ku Ku katakan kepada yang Maha memberi cinta, aku sayang padamu, aku ingin dirimu selalu lindungan-Nya, entah apakah ku salah masih menyimpan harapan untuk kau disana harapku yang ingin kau merindukan aku sebagaimana aku kepadamu Dear Hiunata Aku sayang padamu Ingin selalu membersamai […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Gerimis Dan Rindu – oleh Nicma Faneri

Pay… Semakin hari hati semakin rindu.. Tapi kau tahu? Pagi tadi rindu yang kau titipkan melalui gerimis telah sampai pada ku. Lalu ku genggam erat bersamaan dengan keyakinan. Pay.. Aku sekarang melempar pandangan ke arah luar, di seberang sana bukan hanya ada gerimis, tetapi pelabuhan itu berkabut, hingga ku tak tahu apakah kau akan sandar […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bisikan Rindu – oleh Nicma Faneri

Ku titipkan rindu ini untuk kamu yang jauh disana, iya untuk kamu Aku tahu kita dalam rindu yang hati Semakin tersiksa Saat jarak pisahkan kita Jangan bersedih sayang Sabarlah menanti Aku sedang berlayar menuju pelabuhan terakhir ku Di hatimu lah tempat berlabuh Bukan sekedar sandar saja Tidak yang kau pikirkan Yang cuma satu Tegarkan untuk […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Puisi Hati untuk kamu – oleh Nicma Faneri

Aku menuliskan Puisi yang terangkai dari hati ku terdalam Jika aku tak sedang Benar-benar jatuh cinta Telah lama hati ku mati sayanggg Rasa itu terkubur dalam lautan masalalu ku Namun kau hadir berikan warna baru dalam hidupku Menghias indah di langit cintaku Kau berikan kedamaian itu Ku merasa kau lah cinta sejati ku Aku tak […]
Baca puisi selengkapnya…