Sepenggal Makna – oleh Nana Ristiana

Kualunkan nada, yang tak kan pernah bersuara. Meneruskan cerita, dengan keraguan hati yang terus menjelma. Dalam malam, selalu berusaha jadi bintang diruang gelapnya. Mencoba memahami, tentang semua keindahan yang ada. Terlukiskan cinta, disetiap sudut ruang yang hampa. Tetap bertahan ditengah kerisauan hati yang membungkam.
Baca puisi selengkapnya…

 

Dalam Kenangan – oleh Nana Ristiana

Aku berlari sejauh yang ku bisa, Tanpa menoleh kebelakang, Bahkan tidak pernah berhenti dipersimpangan, Diakhir liburan musim panas yang panjang, Melupakan semua ingatan, Diwaktu aku pernah menuliskan kenangan, Membayangkan duduk diantara pohon sakura berguguran, Memandang senja yang sebentar, Hingga kembali meneruskan malam panjang,
Baca puisi selengkapnya…