Porak Poranda Negriku – oleh Muzdalifah Agustina

Berawal dari maraknya narkoba, akal manusia menjadi tak berguna Iman dikalahkan dengan racun narkoba Semua menjadi salah tiada berguna Ilmu tinggi digunakan untuk membodohi Akal yang cerdas dipakai untuk merampas negri ini Semua demi uang, uang dan uang! Hati dibutakan oleh harta kekayaan Harga diri rela diperjual belikan Kejujuran telah mereka tinggalkan Hanya nafsu yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Teka-teki – oleh Muzdalifah Agustina

Entah apa yang Tuhan rencakan Aku dibiarkan sendirian tanpa keceriaan Hariku selalu ditemani oleh kekecewaan Apakah ini terlalu berlebihan? Yang mereka tahu beda dengan yang Tuhan tahu Yang mereka nilai beda dengan yang Tuhan nilai tentang aku Aku tegar, namun Tuhan tahu bahwa aku lemah Aku kuat, namun Tuhan tahu bahwa aku payah
Baca puisi selengkapnya…

 

Perginya Dirimu – oleh Muzdalifah Agustina

Tak ada kata yang pantas terucapkan.. Hanya derai bening yang selalu bercucuran.. Membayangkan segala kenangan.. Teringat akan semua kebersamaan.. Walau ucapmu terkadang pahit.. Sentakmu buatku sakit.. Namun kan ku coba tuk bangkit.. Tak peduli itu mudah ataupun sulit.. keluh kesah selalu kau sembunyikan.. kau simpan dalam sebuah senyuman.. apapun yang kau rahasiakan.. aku selalu bisa […]
Baca puisi selengkapnya…