Tentang Sebuah Perasaan – oleh Murni Oktarina

Telah kugenggam waktu kala itu Yang setiap rindu kulipat jadi satu Karena hanya ada untukmu selalu Bahkan saat dirimu mulai berlalu Kau tahu, betapa sulitnya jadi diriku? Detik demi detik harus melangkah kaku Mengulurkan jemari ‘tuk menggapai bayangmu Menatap ragu dari jauh akan adanya hadirmu Telah kusimpan lama sebuah perasaan Yang setiap saat kucoba tepiskan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Puisi yang Tak Sempat Kubacakan Untukmu – oleh Murni Oktarina

Ini adalah sebuah puisi Sebuah ungkapan perasaan hati Mungkin kau akan tertawa Atau mungkin kau tak akan suka Tapi ini adalah sebuah puisi Yang hanya kutuliskan satu kali Saat-saat kau sedang berusaha Melawan rasa sakitmu di suatu senja Ini adalah sebuah tulisan Yang akan mengungkapkan kejujuran Betapa ketakutan akan kehilanganmu Seakan menjadi hantu dan mencekam […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sajak untukmu, Cinta diam-diamku – oleh Murni Oktarina

Aku mencintaimu dalam kepedulian Menyayangimu dalam keterdiaman Mengagumimu dalam kerinduan Menyimpan senyummu dalam sebuah angan Selalu mencarimu di tengah keramaian Memikirkanmu dalam kesendirian Mengingatmu dalam nada-nada keraguan Lalu sekuat hati untuk melupakan Namun aku melihatmu ada di balik senja Melihatmu ada di antara pelangi yang berwarna Lalu bagaimana aku harus melupakannya? Sedangkan semuanya terasa bahagia […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bintang yang paling terang – oleh Murni Oktarina

Ketika di hatimu tercipta nada kerinduan Tataplah langit senja yang telah menjingga Kau akan temukan aku di sana dengan senyuman Kau akan mengingatku bersama jalinan kasih yang pernah ada Ketika di hatimu mulai timbul serpihan keraguan Bersama airmata yang perlahan turun terasa Kutunjuk bintang di sudut langit malam perpisahan Kausesali perkataanmu, kausesali pujianmu, untuk aku […]
Baca puisi selengkapnya…