Bagaikan Bintang Malam dan Mentari Pagi – oleh Muhammad Salman Alfaris

Ketika aku termenung mengingat dirimu.. Ku hanya bisa bersimpuh di depan kaca memandang diriku .. Memandangi diriku yang tak pantas untuk selalu mengenangmu. Bayang dan anganmu selalu bergelut mengais segala impian indahku.. Tapi ku sadar, bahwa memang aku tak pantas kembali ke pelukanmuu.. Sejuta impian tapi tidak untuk harapan.. Ku hanya bisa bermimpi untuk memilikimu, […]
Baca puisi selengkapnya…