Luka mu – oleh Muhammad Jumadi Alfatih

Bungah sakura berguguran Tepi air danau air tenang Angin bertiup ilalang bernyanyi Sejuk udara jangrik berdendang Adakah engkau disana..?? Bersandar dijubah malam Naungan bintang kejora Sang rembulan tersenyum Dan engkau termanguh pilu Layu lagi rapuh Setetes demi setetes Embun mengalir di bola matamu Mengikis huruf-huruf Nama terlanjur terukir,perih… Mengiris luka dijahit kemarin,sakit… Mendera mengerang jantung […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Penantian Sia-Sia – oleh Muhammad Jumadi Alfatih

Merah kemuningan dibarat desa Anyaman cahayanya hampir tiada Ku menunggu sejuta resah Jangrik malam pun bertanya Menunggu siapa gerangan disana…?? Menunggu sidia akan tiba… Bintang senja menampak rupa Megah merah mulai musnah Kutatap di ujunag jalan sana Menunggu sosok ku cinta… Seribi harapan dia segera tiba Lelah hatiku tuk menunggu Lelah mataku untuk menatap Tapi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Itu dirimu… – oleh Muhammad Jumadi Alfatih

Satu titik dalam mimpi Seutas rupa melintas dijiwa Bak kejora dimalam hari Menerangi bagian hati Begitu cepat ku rasa Secepat waktu berdetik Secepat hujan rintik-rintik Secepat mataku berkedip Dan itu adalah kau Si ‘Anul mardiyah di taman hati Menimbulkan satu kata Kata sejuta makna Membuatku menyerah tuk menepisnya.. Itu dirimu… – oleh Muhammad Jumadi Alfatih […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Merindukanmu – oleh Muhammad Jumadi Alfatih

Kau tak tahu kerinduan ku Membuana lepas keangkasa Dan mengetarkan udara hingga je awan sana.. Kau tak mengerti harapanku,karena Cinta telah bersemi di tamannya.. Kau tak tahu kesepianku Hidup sunyi tak ada menhiasi Hampa tersa berteman sepi Berjalan gontai waktu melagu. Riak wajahmu berkerudunh semu Menngapaimu diunung asa.. Bingung di bawa rasa didada Kian menyesak […]
Baca puisi selengkapnya…