Sebuah Harapan – oleh Muhamad Jarkasih

Aku harus bagaimana Apa yang harus aku lakukan Kenapa diri ini merasa takut Dengan harapan yang mereka gantungkan padaku Aku tak mampu Aku merasa tak cukup tangguh untuk mengemban harapan-harapan itu Disetiap saat rasa bersalah itu selalu menghampiriku Apa yang bisa ku lakukan Kearah manakah jalan yang harus kutuju Agar aku dapat menggapai harapan-harapan itu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cintamu Tertutup Untukku – oleh Muhamad Jarkasih

Cinta mu telah membagi Menduakan rasa ku Rasa ku tak berkata namun perjuangankan ku Berjalan melangkah diruang hatimu besar Cinta yang dapat namun tak dapat Di lontarkan dengan kata-kata Dan cinta bukalah kata yang di perkatakan kata Melainkan rasa yang dikatakan oleh hati Tajam menujah hati cintaku, membutakan mata Namun ruang cintamu tertutup untuk ku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cintaku – oleh Muhamad Jarkasih

Sinar rupamu telah membuka pintu hatiku Senyumanmu tak berhenti dan selalu berjalan dibenakku Tatapan matamu tajam mengancam jiwaku Tingkahmu memberi rasa manis dalam hariku Gaya sosialmu menghentak malu prilaku ku Kau penerang jalan hidupku Hati tak pernah bohong dengan rasa Ini cinta bukan suka Hati yang merasa cinta bukan nafsu Kau cintaku bukan pemuas nafsu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta Kosong – oleh Muhamad Jarkasih

Cinta Kini dengan siapa aku bercinta Kalbu telah terpenuhi oleh cinta Namun cinta siapa Tak ada rupanya Tanda-tanda pun tiada Kosong Cinta kosong Penuh namun kosong Hanya bayangan rupa Mungkin, mungkin ia Sungguh kalbu tertipu daya Oleh cinta kosong Oleh bayangan rupa Rupa siapa dan cinta siapa Kosong Cinta Kosong – oleh Muhamad Jarkasih SuwonGusti […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta Tak Disambut – oleh Muhamad Jarkasih

Terkupas luas rasa hati Tak terungkap namun merasa cinta Lambat sudah, kini kau bukan miliki hati Kau bercinta dengan cinta dia Bernyanyi dan bersuil-suil cintaku Dalam ruang yang penuh sunyi Rapuh hati ku Cinta ku tak di sambut hati Kau tak mengerti dengan rasa ini Kau tak mampu menilai ku Hingga kau anggap ku tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cintamu Tulus Untukku – oleh Muhamad Jarkasih

Wajahmu kini lama tak terlintas dikesat mata Hembusan suaramu kini membosankan Hati pun sebenarnya tak rela untuk melepas butiran-butiran cinta yang amat kecil Namun tumbuh amat sangat besar dalam kehidupan semata wayang ini Sungguh tak mengerti apa arti serbukan cintamu untukku Kepercayaanmu, keyakinanmu tak tergoyangkan oleh sejuta badai kebenaran kehidupanku Sungguh kejam cintaku yang ku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta Waktu – oleh Muhamad Jarkasih

Meski kini titik terang telah terpancar oleh mata Namun ku tak akan membuka mata Meski kini pintu hatimu terbuka Namun ku tak akan melangkah menyapa Rumit ,…… Rumit jalanku, berputar-putar Jalan setapakku dan berjalannya waktu yang akan jadi penentu Bukan wali Allah bahkan kekasihNya Tapi untuk saat ini ku hanya mampu berjalan di jalan yang […]
Baca puisi selengkapnya…