Sajak Kelam – oleh Mohammad Harits Rendika

Kini deras air hitam mendera. basahi kering dunia di jiwamu.. teruslah mencari kegelapan tuk berteduh walau hanya seuntai benang layu untukmu genggamlah dalam hatimu.. dekaplah dalam sunyimu.. badai hitam, angin malam kan lelapkanmu. sebelum sampai kau ucapkan.. berteriaklah untuk namamu walau suara kesunyian kan terus merayumu.. hingga nanti kau akan terjatuh jika nanti, hujan masih […]
Baca puisi selengkapnya…