Rasukan – oleh Mia Yuliantini

Hati bimbang Jiwa terasa tak karuan Bulan Ramadhan telah berlalu Idul Fitri telah berlalu Ada rasa yang tak dapat dijelaskan Ku bersujud kepadamu Wahai tuhan yang Maha Esa Godaan syaitan merasuk kedalam diri Menyatu dalam darah Keras seperti tulang Ketika seruan adzan berkumandang Raga meronta tak ingin bersujud Hati kecil mengatakan Ayolah! Panggilan itu datang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasa tak berujung syurga – oleh Mia Yuliantini

Lima sabit lamanya Tertatih rasa yang entah terbalas Harapkan sebuah bulan Namun tak dapat ku gapai Harapkan sebuah syurga Namun angin tak mampu sampaikan Tulus rasa ku untuknya Tambatan hati ini Tak tahu sampai masa berapakah Rasa ini bersemayam Di sebuah tempat terdalam Tak di kenal orang Tak di rasa orang Tak mampu orang artikan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sedu Puisi – oleh Mia Yuliantini

Hampa… Hambar terasa jiwa Tak ada tambatan Kenangan lalu mengiringi langkah Masih terikat rasa ini Tak dapat ku tolak Tak dapat ku kata Ialaha daku masih mencintanya Sosok lelaki menarik hati Menarik memandang mata melihat Silam…. Bergetar jantung ini Ingin keluar Berpandang wajah pun tidak Terangsang dengar namanya Betapa hati tak kecewa Rasa ku Rasa […]
Baca puisi selengkapnya…