Lari dari kenyataan – oleh Merifa Moliya

Ku terus pergi Walau pun ku Tak tau kemana Saat kakiku melangkah aku terus berlari Ingin lari dari kenyataan ini Ku harus pergi jauh Tapi ku Tak tahu kemana ku harus pergi Ingin rasanya aku menanggis Dan pergi jauh dari kenyataan ini Ku tahu hidup ini memang sulit Tapi kenyataan ku memang harus menjalani hidup […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Menyesal – oleh Merifa Moliya

Jika hujan datang hapuslah kesedihanmu Dan kebencianmu padaku Mungkin hujan akan membawa Semaua kepedihanmu dia air yang mengalir itu Namun Jika itu Tak bisa menghapus kesedihanmu Lupakan semua kenangan denganku Karena ku tahu ku selalu melukai hatimu dan selalu mengsia-siakan semua ketulusanmu itu Kuharap kamu akan tersenyum Saat melihatku agar ku bisa menghapus rasa bersalahku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kehilangan – oleh Merifa Moliya

ku terteguk saat menyadari semuanya menyadari dirimu yang telah berlalu pergi kau lepaskan gengaman erat tanganmu membuat air mata ku menetes membasahi pipi kau katakan padaku aku akan bahagia dengan yang lain hati ku yang rapuh terasa telah hancur berkeping-keping ku ingin membenci tapi ku tak bisa ku ingin kembali tapi kau acuh ku ku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu Ayah – oleh Merifa Moliya

Keikhlasan ku Tak mampu menghapus rasa rinduku Aku merindukan sosok hangtmu Kasih sayabgmu Dan cinta mu Ayah… Aku Tak tau jika engkau sangat berharga untuk ku Kau yang menjaga ku di setiap waktu Kau yang ajarkan aku menjadi yang terbaik Ayah… Aku hanya memanggilmu saat aku membutuhkanmu Tak pernah terfikir oleh ku aku akan kehilanganmu […]
Baca puisi selengkapnya…