Selembar Harapan – oleh Melisa

Setipis udara yang menaungiku Setipis harapan yang tak mungkin lagi terwujud Dikala sepi yang berjanji tak akan beranjak Menantimu yang tlah pergi mengingatkanku pada dirimu dimasa lalu Telah tiada…. Aku tahu kau pun telah menghilangkan segala hatimu untukku Betapa aku terseok menghadapi kenyataan Ratapan sedih yang ingin kukatakan Mungkin tak akan bisa kau dengar
Baca puisi selengkapnya…

 

Apalah Artinya? – oleh Melisa

Ketika sang surya mulai menampakkan cahaya Ketika itu pula aku terbangun dan merenung Mengapa tak ada lagi sentuhan tangan itu? Mengapa dirimu pergi tanpa sempat kuhentikan? Meski telah berakhir kisah ini Cahaya yang kuinginkan tetap tak berujung Seolah aku ditakdirkan sendiri Tanpa ada dirimu disampingku Kau pergi tanpa ijinku Namun kuyakin kau tak membutuhkannya Pergilah… […]
Baca puisi selengkapnya…