Kumerindukanmu – oleh Mei Nurul Hidayah

Kala malam mulai menyentuh Angin pun berhembus kencang Laksana kereta kencana yang sedang melaju Kala itu pun hati ini merindukanmu kawan Merindukan hangatnya kasih darimu Merindukan pelukan sayang dari sosok sahabat Namun,,, semua itu telah sirna Seakan hancur menjadi butiran debu Aku merindukanmu kawan Aku teramat merindukanmu sobat Rasa sayangku ini tulus hanya untukmu Kumerindukanmu […]
Baca puisi selengkapnya…