Melangkahlah – oleh Maftuh Hariyadi

Malam semakin kelam Mungkin engkau ingin berkata? Matamu berbinar menatapku Ragu…. Malu… Ingin bersama engkau mengajak jalan berdua… Rinduku padamu..engkau melatiku Selamat malam untukmu melatiku Biru rindu Pilu kelu Jangan sampai membuatmu ragu.. Melangkahlah….. Melangkahlah – oleh Maftuh Hariyadi Ledo
Baca puisi selengkapnya…

 

Kapinis dan aku – oleh Maftuh Hariyadi

Rinyai gerimis mengguyur kota Ketika semburat mentari jingga jilati aspal jalanan Kapinis berkepak mencari jejak yg kemarin dipijak Cericitnya tingkai pikuknya pulang sarang Masih berdentang… Masih kupegang… Masih kuulang… Masih kupajang… (Degup cemas mencarimu) Pojok kota Bengkayang 05092016(maftuh hariyadi) Kapinis dan aku – oleh Maftuh Hariyadi Ledo
Baca puisi selengkapnya…

 

Bingkai biru – oleh Maftuh Hariyadi

Kuputar wakru hanya sebentar Masih terjaga binar tak pernah pudar Tersisip desah kugamit sudah Dalam.bingkai biru…cuma satu! Esok pagimu masih menunggu Gegas kibaskan bongkah bernas Biar tersebar samar menebar Dalam bingkai biru ….cuma satu! Kuputar waktu hanya sebentar Agar menyatu di kedalaman hati Bingkai biru – oleh Maftuh Hariyadi Ledo
Baca puisi selengkapnya…