Penantianku – oleh M. Ismail

Diujung gelisah ku berteduh lelah ku bertahan di akhir penantian in kini ku terdiam dlm seribu bahasa manjamu sunyi ku rasa hati in redup patah tiada arti dalam tangisku merintih aku bodoh… memaksakan kehendak hati yang tak pasti takut ku mencinta namun ku harus merindu aku luluh dalam janjimu janji yang kau tuliskan dlm bahsa […]
Baca puisi selengkapnya…