Kenangan – oleh Lopita Jayanti

mengering sudah bunga di taman merpati putih berarak terbang terbang menerjang angin laut tinggi di awan menghilang di langit yang hitam seperti terpisahnya kamu dan aku sampai kapankah jadinya aku harus melenyapkan semuanya hari-hari terasa tak damai dalam jiwa mengingat kisah kembali mesra kini bayang-bayang yang tertinggal janji berjuta bintang dalam hati pelukan sehangat pagi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Mimpi dan air mata – oleh Lopita Jayanti

di setiap waktu hanyalah mimpi yang selalu datang dalam hidupku menggelayuti di fikiranku aku tersipu…terdiam….termenung…… dan hatiku berkata kenapa hanyalah mimpi semua ini bukan nyata yang datang hanyalah angan-angan yang membayangiku saja megikuti setiap langkahku tersenyum sementara saat bermimpi dan air mata yang menetes menjadi saksi ketika aku terbuai mimpi dan terlena ternyata angan-angan saja […]
Baca puisi selengkapnya…