Kata Yang Mati – oleh Leviana Belianti

Apa langit mendamba matahari? apa masih? aku baru terbangun dari tidur panjang seabad lamanya Aku tinggal dalam abu berteman embun lotus menunggu kabar dari angin menyampai sunggingan senyum Angin menggiringku pada savana luas tanpa batas berisi kata yang mati ia ada tapi tidak tumbuh tak sempat mekar terkubur hujan memaksa cacing memakannya Apa aku benar […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Anak Angin – oleh Leviana Belianti

Ketika terjatuh Anak itu cepat bangkit Mengambil karungnya yang semrawut Lalu duduk di seberang jalan Pandanganku tertuju padanya Anak yang setiap hari aku lihat Dan selalu sama Memboyong karung putih dibelakangnya Kadang aku melihatnya riang Kadang aku melihatnya berlinang Entah apa yang dia rasa Dia tersenyum berpura-pura Belum pernah dia terlihat berseragam Seperti anak kebanyakan […]
Baca puisi selengkapnya…