Sang Matahari Terbenam – oleh Komarudin

Aku ini sang matahari terbenam Terasing lagi dibuai malam Beranjak pergi si wajah muram Melihat langit sudah tenggelam Membawa lirih nyanyian malam Aku ini sang matahari terbenam Membakar pergi ingatan silam Menanti doa Si Raja Alam Satu tangan untuk ku genggam Sahabat sebelum makam
Baca puisi selengkapnya…

 

Ingin Lagi Merenung Namanya – oleh Komarudin

Dibawah janji malam Ku rebut sayap2 merpati Mengambang diantara senja Berputar disela ujung hari Merenung aku meraja diri Bukan diantara hujan aku sembunyi Mengingat kata yg tertinggal disini Dan daun yg jatuh diatas kaki ku Ku tulis surat rindu untuknya Suatu nanti kau dapat membacanya Semua telah tergambar diatas Jadi,jangan pernah teteskan air mata sekarang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku Mencari Kesendirianku – oleh Komarudin

Assalau’alaikum Apa kabar Apa kabar mu disana yg belum kujumpa Yg msih setia dg kesendirian Didalam satu rahasia tuhan Yg menyempurnakan Segala ketidak sempurnaanku Untuk menjadi tongkat Disaat semua tongkat telah rapuh Apa kau tau Aku hambar tanpa pengisi jiwa Untuk berbagi Disaat tak ada yg bisa kuceritakan lagi Untuk sekedar duduk dibelakangku Menyambut semua […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bukan Masalalu Yang Menangis – oleh Komarudin

Dahulu hanya ada manisan rindu Menghitam kamar bermawar Secangkir asma terhampar dilantai Tetap tertahan sembilu yang terus mengucurkan darah Bukan darah,raga yang menemani semalam Untaian sajak sederhana oleh hatinya Sementara imaji meninggalkan waktu Untuk satu Terlukis diantara serpihan senja Menghapus kata yg tertinggal lagi Bunuh..Bunuh saja semua sejatiku Biarkan darah terserap gulita malam Hanya maaf […]
Baca puisi selengkapnya…