Untukmu ibu – oleh Juni Asmiati

Hembusan bayu menyibak telinga Membisikan kata akan mimpiku.. Selepas waktu itu.. ku langkahkan kaki menjauh dari pintu.. Ku ikuti kata hatiku.. Jauh ku melangkah.. Menjual tenaga berharap balas.. seauap nasi agar kudapat.. untukmu ibu.. Ku lewati waktu.. Ku usap peluh.. Ku lawan tangis demi hidup yang lebih baik Berharap mampu merubah pandangan buruk menjadi indah.. […]
Baca puisi selengkapnya…