Akankah? – oleh Jeny Rambu Teba

Akankah matamu masih sama seperti terakhir kali kita berjumpa Masih hangat seperti hangatnya pelukanmu Waktu memang mengubah dunia kita Tapi cinta kita masih sehijau dedaunan di pagi hari Ku ingat kita habiskan waktu berdua Bercengkrama tentang hal yang kita sukai Dalam sejuknya mentari sore yang teduh Hingga terbuai dalam senja yang diam menanti gelap Terima […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Yang masih menunggumu – oleh Jeny Rambu Teba

Pernah ku damba rasa itu Hadir kembali tanpa ragu Tepiskan setiap desah sepi ku Hingga terbuai dalam kalbu Malam memang jadi temanku kini Bercerita panjang lewati amukan sepi Bulan yang tampaknya indah menepi Sejenak berbisik tentang rindu yang tak usai Dimanakah dirimu pemicu detak jantung Hadir sesat namun bergegas hilang Tersesat ataukah tak kembali pulang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Yang Terbuang – oleh Jeny Rambu Teba

Kaki ku mulai bergetar perlahan Di halaman rumah ini ku tersendu Coba ku layangkan pandang pada dunia dibalik tembok putih ini Hidup berkecukupan seperti yang diimpikan Aku disini termenung sendiri Sebongkah tanah hanya jadi temanku Pakaian usangku yang masih ku pakai Tetap ku cinta dalam diam Aku mencintai hidupku dalam kalangan terbuang Aku tak mengingini […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tanpamu Aku Galau – oleh Jeny Rambu Teba

Waktu berputar begitu cepat Pagi dan malam saling mencari Masih sendiri ku rasa sepi Terasa pedih seperti tersengat Sebulan tanpa mu terasa hampa Pikiran ku tak sejernih melati Kala disini waktu ku tersapa Yang tak mungkin ku rasakan lagi Semua salahku kasih Ampuni aku dan kembali lah Meski terdengar tak fasih Ku berucap dalam sumpah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hilang Cintaku – oleh Jeny Rambu Teba

Dirimu yang selalu temani ku Kini berlalu dari hadap ku Menjauh Seakan tak kan tergapai Langkah kupun terasa kian merapuh Terisak dalam dekap sepinya hari-hari ku Tanpa hadirnya dirimu Detak Darah Di nadi ku Berhenti mengalir Hidup tiada berarti lagi bagi ku Kau mencuri sebagian hati ku Dan pergi begitu saja Tanpa bicara Haruskah ku […]
Baca puisi selengkapnya…