Penantian tak berujung – oleh Jay Takur Singh

seiring datangnya hembusan sang bayu, membawa kenangan dan separuh nafas hidupku, mengukir luka dalam sanubari, melantunkan irama penderitaan, yang kian menyayat hati……… kini……… suara denting dawai-dawai gitarku dan alunan lagu camelia begitu sumbang tanpa getaran, tanpa hadirmu disini dengan iringan nada-nada syahdu dari bibir manismu…….. kasih……… mungkinkah engkau kembali lagi, ‘tuk mengukir kenangan dalam hakekat […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sahabat….. – oleh Jay Takur Singh

lembutnya sang bayu menerpa kisi-kisi hati, menggugah kenangan membangkitkan memori, memori tentang engkau dan aku……detik ini juga ingin ku bertanya dimana kekasih hati berada, mengapa sepi tanpa berita…… sahabat….. masih wajarkah bila aku mengingatmu…..? masih bolehkah ku rindukan cerita dan tawamu yang selalu mengelitik hti…..? walau ku tahu kau telah membenci aku, aku yang telah […]
Baca puisi selengkapnya…