Bungkam – oleh Jamilah

sajak sajak ini mulai tergores…. namun ia tetap saja hilang..diam…dan bungkam…. wahai kesunyian…berikan satu percikan sinar… agar aku mengerti…aku tak harus menanti… aku tak mesti bertanya dalam hati….. tak ragu yang memikat… hanya resah yang tersemat…dan ntah bagaimana harus menepis…
Baca puisi selengkapnya…