Sebatang kapur – oleh Iroh Rohmawati

Deretan deretan bangku tanpa kedua kaki tetap berdiri meski tidak mampu berdiri tegak Suara lantang terus kau keluarkan sampai mengusir tikus tikus kemalasan diotak kami Tanpa mengenal lelah kau terus mendidik kami Meski keringat bercucuran dan gaji tak seberapa dibandingkan gaji para aparatur aparatur negara yang tidak adil Guru Nama yang akan selalu dikenang sepanjang […]
Baca puisi selengkapnya…