Kita Pernah Bersama – oleh Ika Ratih Ayu Pratiwi

Terangkai dari kepahitan hal yang sengaja kita ceritakan Hal yang inginkan bahwa cinta tak lagi satu Dulu,kita menggambar dongeng di tepian angin Mengalirkan tawa dengan kepala di atas bahumu Mengeratkan jemari di helai benang bajumu Bercanda di balik kumis tipis yang manis Sampai saatnya kita lupa bahwa kita tak lagi bersama Dengar Bahkan melupakan segalanya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Resah – oleh Ika Ratih Ayu Pratiwi

Sajak jalang yang meringis lepas Dermaga biru membawa kepalsuan Bangkit diriku dari asal keterpurukan Dari ribuan bintang kecil yang berebut menyinari angkasa Ku suratkan pada antena merah karena darah Ku rintiskan pada ultrasound biru karena layu Masa dimana cinta beringkar janji Lalu hanya kenangan yang bertepuk tangan Apalagi air mata di perantauan pipi menetes deras […]
Baca puisi selengkapnya…

 

History Merah Muda – oleh Ika Ratih Ayu Pratiwi

History Adakala ku tersibak seuntai kisah Merajut bongkahan kue fudge merah dalam asmara Lalu roh-roh yang tenggelam berdansa Dan cinta tau bagaimana cara berdusta Ku sirnakan sedikit tanya meski yang terkasih mendiam,terdiam dan berdiam History Kebisuan menatap getaran di jiwa Menanti adegan sang raja yang kosong Bahkan nihil dalam markas yang gelap mengerikan Dan genggaman […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hancur – oleh Ika Ratih Ayu Pratiwi

Tangis ku merayu diantara dahan-dahan yang kering, Ajarkan ku bersayap,tengah merangkul dekapan airmata Bukan tentang power supply atau faith style melainkan rerumput yang menari Pujaan yang terkasih lama tak mengerti, Seolah majas hanya panutan yang tersembunyi, Ku tertekan dalam segala gundah dari cerita masa depan, Break! Dan hancur! Tapi pangeran kecil masih disini dengan hatinya, […]
Baca puisi selengkapnya…