Aku dan kekagumanku – oleh Ika Julianti

Senyuman itu terus ku ukir… Tak berniat aku menunjukkan sisi rapuh yang kumiliki Melihatmu bahagia dengannya, adalah satu hal terindah yang ku harapkan.. Bertahun-tahun mencintaimu nyatanya tak mampu membuatku berani berlayar menuju hatimu.. Meski kenyataanya… Jauh didasar hatiku mengerang kesakitan.. Aku nyaris tak dapat mengenal lagi tempatku berpijak… Aku masih mendamba, tapi sisi lain hatiku […]
Baca puisi selengkapnya…