Rindu – oleh Iftaqur Rahman

Duhai kesepian, letak bersemayam di jiwa. Malam ini angin telah bersaksi. Tumbuhan di taman tak seelok saat pagi. Mungkin aku selalu menyelam, saat malam saat dimana bunga pulang;tak mekar, hanya dengan secangkir kopi hati terasa hidup kembali. Kau yang dulu ku ketuk pintu Adakah kesadaran akan menjamui ku ? Sekedar bincang santai Atau bermimpi menata […]
Baca puisi selengkapnya…