Kenangan Semalam – oleh Ida Ismara

Ketika mimpi beranjak pergi Menyisakan kenangan semalam Kesyahduan masih merayapi Mengukir symponi kerinduan Mataku terpejam melayang ke masa silam Berkhayal mimpi kan mejelma kian nyata Kiranya haruslah menjadi suratan tangan Goresan takdir terpatri di bingkai asmara Kuncup-kuncup cinta bermekaran dalam dada Indah dan berseri bagaikan sekuntum bunga Walau terasing dan terbuang di penantian Cinta abadi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Prahara Kehidupan – oleh Ida Ismara

Sebagai manusia biasa yang punya hati dan rasa jika terluka dan tak berdaya Diri kan lara penuh derita Sebagai wanita yang lemah yang terlanjur tua dan lelah Binasa diatas jejak langkah Menjadi bangkai yang tak terjamah Air mata entahlah kemana Terkuras habis bersama duka Menaruh hidup diatas asa yang tak wujud dan tak menjelma Inilah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Waktu yang hilang – oleh Ida Ismara

Ketika ku tersadar akan hari-hariku yang hilang Yang tertinggal bersama daun-daun yang berjatuhan Tahun pun bergulir sudah…. dengan membawa sebungkah kenanganku Memori diri bermandi tagisan hati Berbalut kesedihan yang teramat dalam Terlelap jiwaku terbaring sendiri Memandang jauh ke masa depan yang suram Semilir angin tak lagi kunikmati Keindahan rasa tak mampu membasuh luka Hanya tatap […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ajarilah aku – oleh Ida Ismara

Habislah sudah nasib hidupku Berakhir dalam setumpuk sesal Meratapi diri sepanjang waktu Dalam kisah yang terpenggal Berulang – ulang ku tepiskan Menolak semua kenangan Yang telah melucuti perasaan Dan menyisakan rasa dendam Ajarilah aku untuk mengerti Dan bisa menerima kenyataan Yang telah membuat jiwaku mati Di cengkeram kekecewaan Terlanjur sudah diriku membenci Tak mungkin lagi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta yang Karam – oleh Ida Ismara

Untuk yang pertama kukatakan kepadamu Bahwa aku masih punya rasa dan hati Yang bisa menangis sedih saat kau sakiti Untuk yang pertama ku ungkapkan kepadamu Bahwa perasaanku yang penuh rasa rindu Bisa dingin dan membeku bagai salju Kesepianku kali ini Telah membuat ku mengerti Tidak selamanya mencintai haruslah memiliki Keindahan sesaat yang pernah aku alami […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Lagu rindu untuk mama – oleh Ida Ismara

Tak pernah sekalipun ku kehilanganmu Tak sedetik pun kau pernah tinggalkan ku Kala ku pilu kau erat memelukku Kau obati setiap lukaku Namun kali ini mama Ku biarkan kau menjauh Menanggung rasa kecewa Hatimu merapuh dan luka Dalam jauhnya dirimu Kugubahkan syair lagu Yang ku tulis dengan tangisku Dan ku kemas dalam rindu Teganya mama […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Lukisan malam – oleh Ida Ismara

Berjalan berdua dibawah rimbunnya pohon-pohon pinus Yang menyebarkan aroma khasnya. Bersama angin yang berhembus Bercanda dan tertawa Penuh rasa bahagia Terlena dalam kemesraan Terbuai di laut kerinduan yang sekian lama terpendam. Lama ku berjalan bergandeng tangan, hasrat hati tak kuasa ku tahankan. Hingga ku terjatuh dalam hangatnya pelukan.yang merambah Melintasi malam Lama ku dekap erat […]
Baca puisi selengkapnya…