Sang Dewi – oleh Ida Ismara Ida Ismara

Seumpama kembang Yang sedang mekar Wajahnya indah menawan Tumbuh disebuah taman Bersama kumbang-kumbang Yang tampan rupawan Hidup diantara impian dan harapan Berteman sinar sang surya yang menyilaukan Semerbak mewangi jadi penghias di taman hati Terjaga terlindungi seumpama seorang Dewi Disanjung dan dipuja Disayang dan dimanja Ditimang sang rembulan Dibelai desau angin malam Lelap tertidur didalam […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Daku Berharap – oleh Ida Ismara

Jejak langkahku masih begitu jelas membayang Diatas sejengkal tanah ataupun di rimbun dedaunan Sunyiku bermandikan deraian air mata penyesalan Rintihanku tenggelam ditengah keheningan malam Ketika diriku tersungkur terjatuh di haribaan Hati dan jiwaku tenggelam di kebisuan malam Berbesar harap dapat kurasakan kebahagiaan Dan secercah sinar sebagai Penerang jalan Entah berapa lama tiada jua kabar berita […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bisikan terakhir – oleh Ida Ismara

Berlalu….. Semua telah pergi Dengan membawa segala Yang pernah ada Hati ini Rasa yang tersisa Hanyalah sebuah kehampaan Yang menyiksa Janganlah kau sesali Semua yang seharusnya terjadi Hembusan angin menerpaku Dengan berbisik merdu Jangan lagi ada…. Kehancuran jiwa dan rasa Begitu banyak jalan yang bisa kau tempuh Demi menggapai semua Yang ingin kau rengkuh Bisikan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Keabadian Cinta – oleh Ida Ismara

Kasih sayang yang putih dan murni Perlambang suci tulusnya sebuah hati Mengalir bersama Keridhoan Ilahi Mengagungkan perasaan yang hakiki Bertebaran bunga-bunga kerinduan Berserak memenuhi kehidupan Mengharumkan perjalanan setiap insan Yang mendambakan nilai kesetiaan Keindahan Di alam Dunia Tercipta dari semua rasa cinta Menggelora di dalam setiap jiwa Yang mendamba keabadian Cinta Keabadian Cinta – oleh […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Untuk Sebuah Nama – oleh Ida Ismara

Ketika mimpiku berbunga rindu Sayap asmara memeluk jiwa Terbuai alunan merdu merayu Dawai cinta mencumbu mesra Benih-benih kasih bermekaran Harum mewangi membius angan Lamunan melayang tinggi diawan Bercumbu bersama bayang-bayang Untuk sebuah nama Yang terukir indah di lubuk jiwa Yang kini bertahta di singgasana Ingin kulukiskan seluruh rasa Yang membahana dalam gelora Untuk sebuah nama […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Waktu yang terhenti – oleh Ida Ismara

Hingga masa pun berlalu Sang takdir membawaku pergi Kepedihan masih melekat di jiwaku Aku pendam di lubuk hati Untaian peristiwa datang mengganggu Berulang kali mengusik diri Menoreh luka yang mulai beku Yang tak ingin ku ingat lagi Tangisanku belum terhenti Saat segalanya telah berlalu Kesedihan hiasi mimpi Jadi belenggu disetiap langkahku Rasaku yang dahulu berkecamuk […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sekedar ku meminta – oleh Ida Ismara

Sekedar ku meminta Janganlah engkau lupa Kenangan yang telah tercipta Adalah kenangan bahagia Walaupun engkau jauh Lepas dari hidupku Hasrat hati selalu tersentuh Karena ada rasa rindu Tak akan ku lupakan Indahnya cinta yang pertama Akan selalu terbayang Kasih sayang kita berdua Hapuskanlah rasa duka lara Lupakan bahwa kita berpisah Hapuskanlah derai air mata Ku […]
Baca puisi selengkapnya…