Hening – oleh Hilda Anggita Ekawati

Rintik air hujan mengalun dengan derasnya Menerjang dengan tega tanpa iba Pohon pohon sedang berdansa Suara kataklah pengiringnya Namun… Kuhanya meratapinya dibalik jendela Dengan bercucuran air mata Air mata pemecah keheningan Tiada sahabat ataupun kawan Hanya ditemani oleh bayangan Tiada tawa melainkan duka Siapapun tolonglah aku Bebaskanku dari sunyi yang membelenggu Agar kudapat tertawa tanpa […]
Baca puisi selengkapnya…