Untuk si putri bungsu – oleh Hery Paju

Lorong waktu kembali mengukir Tentang sebuah kisah Tentang rasa yang tersisa Di antara kita berdua Di saat kita masih bersama Berdiri menatap senja Memupuk kisah-kisa cinta Di atas lipatan cahaya Di tengah riuhnya sabda Ku haturkan semua rasa Untuk sebuah nama Yang ku pendam di dalam dada Dan kini aku di tinggal pergi Hanya hati […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu yang menyiksaku – oleh Hery Paju

Merindukanmu serasa bagaikan luka Menantimu sungguh menyiksa Ku tak bisa menahan rasa sepi ini Jarak yang membentang membuatku terlena Seandainya engkau tau Ku menantimu sungguh meretas waktu Sendiri ku di sini rasanya hampa Ku tak mau kau hadir di dalam mimpi Ku tak relah kau jauh di sana Karena hatiku ingin kau itu nyata Hadir […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Buku Misteri – oleh Hery Paju

Kasihku Kau adalah buku misteri Yang ku simpan di lemari saman Pesonamu adalah kerinduan Yang di titip dari cinta kasih Tuhan Kau membalut jiwaku Dengan segalah keindahan Dan kesempurnaanmu Kasihku Dari hati yang paling dalam Ku ingin memakotaimu Dengan cinta dan pengorbananku Agar suatu saat Ketika engkau pergi Kau pun tau bahwa sebesar itulah cintaku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Masih ada rasa – oleh Hery Paju

Di tengah galau Ku menabung rindu Kala bulan tengah merekah bulat Kuceritakan sebuah kisah yang kini telah tiada Jujur ku berbicara Aku ini hanyalah lelaki yang tak kuasa membohongi diri Hal terindah bersamamu Telah hinggap dan menetap di hati Cintamu menyergap Tak memberiku ruang bernapas Membuat rindu ini Tak mampu ku telikungi Urai kisamu Derai […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Luka – oleh Hery Paju

Aku diam tak berkata Menahan murka karena cinta Cintaku yang suci, kini menjadi luka Langkah kaki tak terarah Sesal di hati pun semakin membara Seandainya dulu rasa itu tak ada Mungkin luka ini takan ku rasa Kini ku diam Kini ku terjembem Hatiku riuh, tersa di tikam Oleh busur cinta yang tajam Hanya air mata […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Senja – oleh Hery Paju

Langit sore biru cerah Awan di ujung cakrawala Menjadi bingkai semesta, Sendiri ku duduk Sembari menyeruput segelas kopi Bersama resah dan rindu yang menggebu Mengingatkan kepergianmu setahun yang lalu, Engkau yang pernah hadir Telah meninggalkan sejuta kenangan di sini Seakan kisa itu Membuatku menguap jadi cerita, Kerinduaanku pada dirimu Membuatku tak peduli Menyusuri jejakmu Pada […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Api cinta – oleh Hery Paju

Di pelataran rumah Ku berdiri tegak Menoleh ke langit Menatap caya Mengadu resah dan gelisa Pada langit yang penuh dengan cahaya bintang Tentang dirimu Yang pernah hadir, Telah meninggalkan luka di hati Kau nyalakan api di dalam jiwa Dan memusnahkan cinta di dalam dada, Kini ku luka Kina tak ada lagi kata cinta, Ketika engkau […]
Baca puisi selengkapnya…