Bulan Tak Purnama – oleh Henny Marlita Sari

Ketika jiwa rindu kasihnya, rindu kasinya Kadang harus berseteru merainya atau meraih keduanya Aku akan memulai mencintaimu kembali dengan perasaan yang pernah terhenti jedah Aku akan mengawalinya lagi “Kasih” Sungguh benar hanya dengan penuh dan kesabaran kita dapat saling mencintai lagi Dan kita akan mampu mengungkapkan cinta itu sepenuhnya tidak ada yang bisa kita lihat […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hatiku Seperti Buku – oleh Henny Marlita Sari

Hatiku Seperti Buku Kubuka sebuah buku lalu berlahan mulai aku sapukan tenta merahku. Dihalaman pertama aku tuliskan nama kedua orang tuaku Karena tanpa mereka aku tidak akan lahir kedunia ini ( I love you ayah ibu) Kubuka lagi bukuku lembar demi lembar dan kutemukan halaman paling tengah aku tuliskan nama-nama orang yang telah menyakiti hatiku […]
Baca puisi selengkapnya…