Kepergianmu Meninggalkan Luka – oleh Henfitananda Nabilatul Ilmiyyah

Tetes air mata yang membasahi pipi. Kini semua tak berarti. Karna kau telah pergi. Pergi jauh dari hati ini. Hati yang telah kau lukai. Kau dustai dan kau hianati. Ku hanya bisa terdiam dalam sepi. Merasakan sakit hati ini. Ku hanya bisa melihatmu. Dan hanya bisa mendoakanmu. Semoga kau bahagia. Tanpa kehadiranku. Kepergianmu Meninggalkan Luka […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ketulusan Hati yang Di Hianati – oleh Henfitananda Nabilatul Ilmiyyah

Saat hatiku tergores Dan air mataku pun menetes Ketulusan hati untuk mencintai Kini telah kau lukai Satu per satu air mata jatuh Membuatku semakin rapuh Aku rapuh dalam cintamu Yang tak pernah mempedulikanku Detik demi detik ku lalui Hari demi hari ku lewati Aku hanya bisa melihatmu disini Melihatmu dengan orang yang kamu cintai Ketulusan […]
Baca puisi selengkapnya…