Ikatan – oleh Hendar S Rao

Apa kabar hari ini? jarak antara aku dan kamu terkurung canggung dan saling menunggu untuk berkirim rindu… Masihkah meratapi hujan yang sama? menyesap secangkir teh dalam senyap yang merayap searah jarum jam menuju bulan desember Kamu tau? pada akhirnya senja hanya titipkan fatamorgana untuk masing-masing jiwa yang tertinggal dalam sesal Dan “kita” hanyalah ikatan yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Puisi Terakhir – oleh Hendar S Rao

hari ini… kuputuskan menghapus namamu dari lembar-lembar buku harian itu. berhenti membuat puisi tanpa arti, tidak ada intusisi lagi disini. dulu… aku pernah memberimu ruang paling indah dalam hatiku. sebuah tempat yang tidak pernah kuberi pada wanita manapun. sampai kau datang membawa badai, membuatnya luluh lantak hingga tidak ada lagi tersisa tempat untukmu.
Baca puisi selengkapnya…

 

Persimpangan – oleh Hendar S Rao

Cerita ini terjadi dulu sekali… diakhir desember dalam sebuah persimpangan. titik dimana kamu merasa cukup dan meninggalkanku Aku menengelamkan hatiku dalam kebekuan membalutnya dengan dendam dan kemarahan melemparkannya dalam kotak dan menguburnya dalam kenangan..
Baca puisi selengkapnya…

 

Jangan Memaksa Cinta – oleh Hendar S Rao

simpan saja kata-kata itu didalam hati bersama kalimat penuh cinta yang membuat jiwaku remuk berapa kali aku harus mengoceh agar kamu mengerti? “jangan titipkan cinta itu dihatiku…” pahamilah… ada tembok besar diantara kita yang tak mungkin kuhancurkan, jangan paksa aku datang hanya untuk melihatmu menagis pada akhirnya… kita hanya akan saling bantah-membantah dengan rentetan argumen […]
Baca puisi selengkapnya…