Bintang dan Matahari – oleh Haposan Tampubolon

Aku mencintai satu bintang Yang terindah diantara ribuan lainnya Yang tiap malam berada diatas langitku Dimana tempatku berbaring Menatap sinar yang tak pernah padam Sampai aku tertidur Menanti lagi malam tiba Tuk melihat satu bintang yang sama Sadar malam tak selamanya ada Aku juga mencintai matahari Hangat memeluk tubuh Indah senyummu cuma kau satu Kadang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Malamku Semalam – oleh Haposan Tampubolon

Aku ingin tidur Karena lelahku Yang ku kumpul sehari Diatas bahuku Juga kamu, kerinduan Ingin ku bawa, terlelap Juga rahasia, perasaan Ingin ku bawa, dalam peluk Sebelum tertutup mata ini Ku panjatkan doa dalam baringku Membawa semua nama Ayah, ibu, adik, presiden Juga tokoh penting lainnya : Kamu. Setelahnya ku helakan nafas, Selipkan senyum dalam […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bintang dan Matahari – oleh Haposan Tampubolon

Aku mencintai satu bintang Yang terindah diantara ribuan lainnya Yang tiap malam berada diatas langitku Dimana tempatku berbaring Menatap sinar yang tak pernah padam Sampai aku tertidur Menanti lagi malam tiba Tuk melihat satu bintang yang sama Sadar malam tak selamanya ada Aku juga mencintai matahari Hangat memeluk tubuh Indah senyummu cuma kau satu Kadang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Salamku Pada yang Kucinta – oleh Haposan Tampubolon

Pergi dari kehidupan, melalang buana Rindu caci maki dan larangan Ayah, Ibu, aku siap meminang wanita yang ku cinta Namun aku tak kuasa berpisah dengan kalian Ada yang berkata, laki-laki siap menikah pabila ia sanggup meminta maaf Walau ia tak salah Karena wanita tak sadar kalau ku khilaf Dan pria selalu menang jika ia mengalah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Teka-teki kita – oleh Haposan Tampubolon

Kau seperti sebuah teka-teki Hadirmu membingungkan hati Rasa mulut ingin bicara Bahwa aku memendam rasa Aku berteriak pada malam Jeritanku dalam lamunan Kalau teka-teki itu hampir tenggelam Bersama dengan jawaban Aku ingin berhenti menuliskan Rangkai kata yang mungkin menjadikan itu teka-tekimu Aku takut kalau itu harapan Yang menjadi kelam bagimu Ternyata kusadari Kita membuat teka-teki […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bukan Bahagiaku – oleh Haposan Tampubolon

Ingin ku caci Kenangan dalam benak Dengan tangis hati Aku sadar Kalau kau bukan milikku Ambilah… Hangatkan seorang dengan senyummu Buatlah secangkir cinta untuknya saat ia terbangun dari lelap panjang Jangan berpaling Jangan berhenti Teruslah berlari dan kejarlah mimpi Aku akan tetap disini Tapi bukan untuk menanti Melainkan mengubur kenangan serta mimpi malam terindahku Tutup […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sang Penyendiri – oleh Haposan Tampubolon

Aku, sang penyendiri Berpetualang melawan mimpi Merajut asa dalam diri Yang tak pernah ku harap datang dalam sanubari Aku, lewati hujan dibawah awan gelap Bertahan hidup dalam dekapan bayangan Menanti sedih sang mendung hingga terlelap Berharap pelangi datang hadirkan senyuman Aku, bagai daun dalam tiupan angin Terombang-ambing dalam kebingungan semesta Seribu simpang di depanku membuatku […]
Baca puisi selengkapnya…